Memilih tekstur yang tepat dimulai dari bahan dasar seperti linen, wol tipis, dan katun muslin yang memberi kesan lembut saat disentuh. Padukan bahan-bahan ini dengan warna netral atau pastel untuk mempertahankan suasana ringan.

Layering adalah kunci: gunakan selimut tipis, bantal dengan berbagai tekstur, dan permadani kecil untuk menciptakan kedalaman visual. Variasi tekstur memberi sensasi halus tanpa menambahkan kekacauan visual.

Pencahayaan lembut memperkuat efek tekstur; pilih lampu dengan intensitas rendah dan tirai tipis yang menyaring cahaya alami. Titik cahaya kecil seperti lampu meja atau lilin menambah kehangatan dan fokus pada area tertentu.

Padu padankan bahan yang mudah dirawat agar rutinitas perawatan tidak rumit. Pilih sarung bantal dan penutup yang bisa dicuci, serta permadani yang mudah digoyang untuk menjaga tampilan tetap rapi.

Untuk transisi antar-ruang, gunakan elemen tekstur yang berulang—misalnya bantal dengan pola serupa atau warna yang konsisten. Ulangi beberapa item kecil untuk menyatukan ruang tanpa harus merombak furnitur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *